Menu

Mode Gelap

Kegiatan Gereja · 15 May 2022 21:04 WIT ·

500 Kabupaten Kota se Indonesia (Termasuk Halmahera Utara) Ditargetkan Ikuti World Prayer Assembly, 17-19 Mei 2022 bersama 110 juta pendoa sedunia


 500 Kabupaten Kota se Indonesia (Termasuk Halmahera Utara) Ditargetkan Ikuti World Prayer Assembly, 17-19 Mei 2022 bersama 110 juta pendoa sedunia Perbesar

 1,074 total views,  2 views today

IndonesiaVoice.com/SN TOBELO || Sebanyak 500 kabupaten/kota ditargetkan akan mengikuti World Prayer Assembly kedua yang akan digelar di beberapa region bersama organisasi, lembaga dan jaringan Kristiani di berbagai negara, dimana Indonesia dipercayakan kembali sebagai tuan rumah, yang diadakan secara virtual dan hybrid di SICC Sentul, Jawa Barat, pada tanggal 17-19 Mei 2022.

Rencananya, WPA akan dihadiri 50 orang pemimpin dari internasional dan 25 dari Indonesia. Acara ini diorganisir bersama oleh Jaringan Doa Nasional (JDN), My Home Indonesia, TCI bersama Internasional IPC dan berbagai lembaga lainnya serta didukung oleh Aras Gereja yakni PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia), PGLII (Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia) dan PGPI (Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia).

“Sepuluh tahun lalu, World Prayer Assembly pertama diselenggarakan pada tanggal 17 Mei tahun 2012 di Jakarta. Dihadiri 120 ribu orang dari berbagai denominasi, 9600 delegasi dari 86 negara dan diselenggarakan di 378 kota serentak,” kata Ketua Umum WPA, Pdt Daniel Pandji dalam konferensi pers yang diadakan secara zoom, baru baru ini.

“Dan kita sudah menyaksikan bagaimana Tuhan menjawab seruan doa umat-Nya, bahkan api doa dari Indonesia telah bergerak sampai kebangsa-bangsa, dan ini waktu dimana Tuhan membawa Indonesia terus menjadi berkat bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia,” imbuh dia.

Daniel melanjutkan, menyadari situasi global saat ini dimana sedang memasuki suatu musim yang baru dan menangkap pergerakan Tuhan yang melanda seluruh dunia, maka Indonesia bersama-sama dengan pemimpin internasional bersehati untuk pelaksanaan WPA di tahun ini bersama-sama dengan saudara-saudara dari seluruh dunia untuk mencari wajah Tuhan, menantikan lawatan Tuhan yang terbesar dalam sejarah yang belum pernah dialami.

“Tujuan diadakannya WPA ini adalah, pertama, agar terjadinya kesatuan umat Tuhan secara global dan berdirinya mezbah global yang menyatukan umat Tuhan di seluruh dunia. Kedua, terjadinya kebangkitan generasi muda gereja yang membawa harapan bagi masa depan bangsa dan bangsa-bangsa. Ketiga, menyatakan kasih Kristus yang diwujudkan dengan tindakan kasih dan pewartaan kabar baik di dalam masyarakat,” jelas dia.

Adapun WPA kali ini, menurut Daniel, mengambil tema “The New Waves is Coming” dari Kitab Habakuk 2:14 yang berkata, “Sebab bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan Tuhan, seperti air yang menutupi dasar laut”.

“Kami berharap melalui WPA ini akan terimobilisasi lebih dari 500 kota di seluruh Indonesia untuk bersatu dalam doa, misi dan generasi. Pun terjadi kolaborasi bersama lintas bangsa, denominasi, generasi dan kegerakan-kegerakan demi menggenapi Amanat Agung,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Daniel, WPA akan membangkitkan generasi penerus, anak-anak, dan kaum muda dalam doa dan misi.“Juga, kami berharap adanya seruan untuk 110 juta orang berdoa bagi 110 kota strategis yang belum terjangkau di bumi dan membangun Dewan Doa Regional (Wilayah) sebagai kanopi doa yg bersatu, strategis dan berkesinambungan,” pungkasnya.

 

Sementara Ketua Mobilisasi WPA yang juga fasilitator JDN, Pdt Aristarkus Tarigan memaparkan pelaksanaan WPA 2022 ini akan dilaksanakan di 500 kota dan kabupaten dari seluruh Indonesia.

“Secara khusus, pada tanggal 17 Mei 2022, dimana 1 jam sebelum acara pertemuan Global (Assembly) jam 19.00 WIB, kota-kota secara serentak membuat pertemuan di kota masing-masing, dengan melibatkan setiap unsur Tubuh Kristus yang ada dan kemudian tempat-tempat dimana WPA dilaksanakan akan mengikuti WPA di SICC (Hybrid) melalui Zoom,” urainya.

Sedangkan pertemuan virtual, lanjut Aristarkus, akan diadakan melalui Zoom dan Youtube. “Zoom yang digunakan berkapasitas 1000 (700 peserta dalam negeri dan 200 peserta dari luar negeri), karena itu peserta yang akan hadir di Zoom dengan memprioritaskan para pemimpin dari setiap kota melalui PIC mobilisasi,” tandasnya.

My Home Tobelo Doa sebulan sekali di Radio Syallom

Sementara itu, untuk kegiatan WPA 2022 di Halmahera Utara akan diorganisir oleh My Home Tobelo bekerja sama dengan Jaringan Pelayanan Hamba Tuhan Halut (JPHT) dan Persekutuan Gereja Gereja di Indonesia wilayah Maluku Utara.

Menurut Pdt Alber Bobangu S Sos MH, sekretaris My Home Tobelo yang ditemui wartawan Syallomnews Minggu (15/5), Kegiatan WPA di Halmahera Utara akan dipusatkan di Gereja Bethany Tobelo dan dilaksanakan pada Selasa (17/5) jam 8 malam.

“Kami dari My Home sudah mengundang setiap Gereja bisa mengirim masing masing 5 orang pendoa untuk ikut bergabung di acara ini. Sehingga kami berharap ada ratusan orang yang bisa membanjiri Gereja Bethany berdoa bersama 110 juta orang di hampir seluruh Negara di dunia”. Katanya

My Home Tobelo saat Doa Setiap Sabtu Pagi di Tugu Nusantara

Pdt Alber Bobangu berharap semua umat Tuhan bisa juga ikut bergabung berdoa bersama dari rumah masing masing selama 3 hari selam WPA ini sebab akan ada Hamba Tuhan dari berbagai Negara yang berdoa bersama secara online.

Ia menjelaskan lebih lanjut mengenai jadwal Para Hamba Tuhan dunia yang terlibat berdoa di acara WPA sbb :

WORLD PRAYER ASSEMBLY WPA 17-19 MEI 2022, 19.00-21.00 Wib

Bergabung bersama bangsa-bangsa di seluruh dunia. Membangun Mezbah Tuhan dalam kesatuan, menyambut Gelombang Tuhan di akhir jaman ini dari Timur ke Barat

Hari 1, 17 Mei 2022

Bersama

Iman Santoso (Indonesia)

Bambang Widjaja (Indonesia)

Niko Njotorahardjo (Indonesia)

Daniel Pandji (Indonesia)

Mike Bickle (IHOP-Kansas City)

Cindy Jacob (USA)

Jason Hubbard (USA)

Charles Jonan (Indonesia)

Yanira (Latin America)

Rick Ridings (Israel)

Luis Bush (USA)

John Hur (Korea)

Welyar Kauntu Team (Indonesia)

Terry and Barbi (USA)

DLL

 

Hari ke 2, 18 Mei 2022

 

Bersama

 

Rick Warren (USA)

Dean Briggs (USA)

Jason Hubbard (USA)

Young Cho (Korea)

Nicky Gumbel (England/Alpha)

Werner Nachtigal (Germany)

Onassis Jeevaraj (India)

Karen Davis (Haifa/Israel)

Rick Ridings (Israel)

Worship- Symphony Worship (Indonesia)

DLL

 

Hari ke 3, 19 Mei 2022

 

Bersama

Candy Marballi ( USA )

Pieter dan Kristina Faraknimella (Indonesia)

Jaringan Doa Anak dan Jaringan Doa Pemuda Nasional

Harpazo team (Indonesia)

Royal Kid’s (Indonesia)

Kesaksian kesaksian dari berbagai bangsa

DLL

Bisa juga mengikuti melalui

www.wpa2022.org

 

 

 

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 164 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penyuluhan Hukum di Lapas Klas IIB Tobelo, Ada Tahanan bertanya Kenapa Jaksa suka menunda Pembacaan Tuntutan ?

5 December 2022 - 05:15 WIT

Warga Sangaji Jaya Prihatin Kondisi Jalan Kao Barat

4 December 2022 - 11:02 WIT

LBH Rakyat Halut dan Julius Lobiua SH MH adakan penyuluhan Hukum di Lapas Gorua Besok

2 December 2022 - 17:07 WIT

Diskusi Forum Peduli GMIH Hasilkan sejumlah Pikiran Kritis, “Stop setor 30% ke Sinode”

23 November 2022 - 20:41 WIT

Target Jadi Pemenang Pileg 2024 Gantikan Demokrat, Gerindra Halut Adakan Rakorcab

22 November 2022 - 20:53 WIT

Besok, Forum Peduli GMIH  kumpul 1000 presbiter se Malut Untuk Diskusi masalah GMIH

21 November 2022 - 07:04 WIT

Trending di TERBARU