Akhirnya, 4 Nasabah gugat Dorkas di PN Tobelo soal investasi bodong

  • admin
  • 07/06/2020
  • Komentar Dinonaktifkan pada Akhirnya, 4 Nasabah gugat Dorkas di PN Tobelo soal investasi bodong

(SN-TOBELO) Setelah cukup lama terhenti sejak 2018 lalu, ahirnya kasus Investasi bodong dari Rumah Lenggang yang dikelola oleh Ibu Dorkas Reba mencuat kembali. Hal ini seiring upaya 4 orang nasabah Investasi Dorkas yang mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Tobelo. Sidang perdana kasus ini akan dilaksanakan pada Senin (8/6) dan Selasa (9/6).

Menurut keterangan Kuasa Hukum para penggugat, Egbert H Hoata SH dari Kantor Hukum EHH dan Rekan yang ditemui Syallomnews Minggu Siang (7/6) di kediamannya Desa Wari Tobelo, dijelaskan bahwa gugatan 4 orang mantan nasabah Investasi Dorkas ini sudah didaftarkan di kepaniteraan Pengadilan Negeri Tobelo dan sudah siap untuk disidangkan.

“Ya benar. Saya sudah daftarkan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap Ibu Dorkas dari 4 orang nasabah investasi Rumah Lenggang. Mereka ditawarkan bisnis bagi hasil dengan menginvestasi uang pada ahir 2018 lalu. Tapi sampai pada saat ini, Ibu Dorkas tidak bisa mempertanggung jawabkan penggunaan dana yang mereka setor itu. Hingga ke 4 nasabah ini mengalami kerugian total sekitar 650 juta” katanya.

Ia memastikan bahwa Senin besok proses sidang ke 4 nasabah ini akan berlangsung sesuai rencana “Reales panggilan sudah kami terima sebagai penggugat dan pasti juga demikian dengan tergugat untuk sidang besok dan lusa.” Katanya dengan nada optimis.

Saat ditanya tentang 600an nasabah  lain yang pernah mengadukan Ke LBH Rakyat Halut  uang mereka yang tidak dikembalikan, Egbert Hoata menjelaskan jika mereka semua akan mengambil cara lain.

“Advokat LBH dan perwakilan Korban berencana selepas PSPB di Jakarta, akan ke Mabes Polri untuk meminta bantuan agar Polisi bisa melakukan penyelidikan mengenai uang yang diterima Ibu Dorkas selama kurun waktu tanggal 1 – 17 desember 2018 lalu. Dari keterangan para korban, saat itu investasi Rumah Lenggang menerima uang nasabah dalam jumlah yang sangat banyak. Sejumlah korban sudah mengecek di Perusahan mitra Investasi Rumah Lenggang di Manado dan keterangan dari sana jika kurun waktu Desember 2018 itu, akun Ibu Dorkas sudah terkunci dan tidak bisa investasi lagi. Jadi pertanyaannya, sebenarnya uang uang diterima dari masyarakat begitu banyak itu, dikemanakan ? Ini yang akan kami minta bantuan Mabes Polri untuk datang ke Tobelo memeriksa kasus ini” katanya.

Egbert Hoata berharap agar para Nasabah yang merasa pernah menyetor dananya di investasi Rumah Lenggang untuk tetap bersabar.

“Kondisi Covid 19 ini memang membatasi ergerakan kami untuk mengungkap kemana sebenarnya aliran uang yang mengalir dari tanggal 1 – 17 Desembegr 2018 itu, sampai kemudian pada Tgl 18 Desember investasi ini dinyatakan bangkrut dan uang nasabah tidak bisa dikembalikan”.

Sebagai penasehat hukum Korban, Egbert juga mengatakan kalau mereka akan ketemu PPATK juga nanti supaya bisa didapatkan data transaski dalam jumlah besar yang mencurigakan pada Desember 2018 di Halut ini.

“Saya harap sesegera mungkin akan terungkap uang nasabah yang diterima Ibu Dorkas awal Desember 2018 itu ada dimana ? Kalau memang sudah habis, habisnya dibikin apa ? “ Ujar Egbert optimis, bahwa uang milyaran itu masih bisa dilacak keberadaannya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Dorkas, Paulus Kostan Simonda SH saat diminta tanggapannya atas gugatan terhadap kliennya menjawab singkat, “Nanti kami jawab di persidangan nanti. Silahkan ikuti saja sidangnya” ujar Advokad kondang yang juga Ketua Lembaga Bantuan Hukum Anak Negeri Maluku Utara ini. (uht7)