Berlangsung meriah, Peletakan Batu Pertama Rumah Adat Boeng

  • admin
  • 11/10/2020
  • Komentar Dinonaktifkan pada Berlangsung meriah, Peletakan Batu Pertama Rumah Adat Boeng

(TOBELO-SN) Peletakan batu pertama pembangunan Rumah adat (Halu) Suku Boeng berlangsung meriah, Jumat (9/10). Acara ini berlangsung meriah sebab diikuti sekitar 100 orang masyarakat Adat Suku Boeng dari 20 Pengurus adat Desa se Jazirah Boeng dari Desa Jati Kao sampai di Desa Dowongimaiti Kec Kao Utara.

Acara diawali dengan Ibadah Syukur yang dipimpin oleh Pdt Herlina Doru S Th dan diikuti juga oleh sejumlah Hamba Tuhan dari berbagai Organisasi Gereja yang ada di Wilayah Kao.

Setelah ibadah syukur dilanjutkan dengan peletakan batu pertama yang dilakukan secara bergantian oleh Sangaji Boeng Jhosua Kojoba, Pemerintah Kecamatan Kao Utara yang diwakili oleh Bapak Yoris Menginelo, Kordinator Sangaji 4 Suku Simon Toloa dan oleh Manager Social Performance PT Nusa Halmahera Minerals, Hansed lassa.

Dalam sambutannya setelah peletakan Batu pertama, Sangaji Boeng Jhosua Kojoba mengharapkan agar nantinya setelah rumah adat Boeng diresmikan maka tempat tersebut akan menjadi pusat pelestarian adat dan tradisi Boeng bagi generasi sekarang dan nanti.

“Bukan itu saja, Hallu ini juga nanti bisa dipakai oleh masyarakat adat Boeng untuk kegiatan kegiatan yang sifatnya untuk kepentingan banyak orang, misalnya resepsi pernikahan adat, Seminar adat, rapat pemerintah Kecamatan Kao Utara dan juga bisa dipakai untuk Ibadah Kebaktian kebangunan Rohani” ujarnya

Camat Kao Utara melalui Yoris Menginello mengharapkan agar Pengurus Boeng juga bisa memaksimalkan pemanfaatan Rumah adat ini nantinya dengan ikut mengembangkan ekosistim lingkungan di sekitar Rumah adat yang ada.

“Nantinya kami berharap Rumah adat ini dilengkapi, sehingga bisa mendatangkan turis mencanegara ke Kao. Khan saat ini banyak turis yang datang diving di Bobale, nah sekalian mereka juga bisa datang ke rumah adat ini. Otomatis keadaan tersebut akan berdampak meningkatkan pendapatan masyarakat yang ada di wilayah ini”

Hal senada juga dikatakan Manager SP PT NHM, Hansed Lassa dalam sambutannya.

“Saya sangat terharu menyaksikan acara ini sebab ini menjadi bukti dan komitmen NHM bisa berjalan bersama masyarakat adat dalam melestarikan tradisi 4 suku di wilayah ini” Ujarnya.

Hansed juga berharap agar masyarakat adat 4 Suku di Kao bisa memanfaatkan bantuan dana pelestarian adat yang diberikan NHM setiap tahun dengan bijaksana dan tertanggung jawab.

Rumah adat Suku Boeng tersebut dibangun di atas tanah seluas 1400 meter persegi di Desa Daru Kec Kao Utara, tepatnya di Samping Puskesmas. Tanah tersebut telah dibayar lunas dengan pensertifikatannya dibuat  menggunakan nama Pemilik tanah Suku Boeng, bukan nama pribadi Sangaji. Pembangunannya akan menghabiskan dana sebesar 850 Juta rupiah yang seluruhnya berasal dari bantuan dana pelestarian adat NHM. Daya tampung rumah adat ini nantinya akan mencapai 1000 orang. Dilengkapi dengan Kantor Sekretariat Boeng dan ruangan rapat serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya, seperti perpustakaan adat Boeng, ruang ganti, ruang meeting pengurus dll.

“Kami juga akan membangun Pos Pengamanan di depan dan menyewa tenaga Satpam  sehingga bangunan ini bisa terjaga aman. Tak ketinggalan juga tenaga cleaning Service juga kami gaji setiap bulan sehingga gedung ini akan terawat baik dan tetap bersih” kata Hard Pangandaheng, Jubir Suku Boeng di sela sela acara.

Ia memastikan nantinya selain kegiatan adat, gedung ini juga bisa dipakai untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Nanti kalau ada Orang Boeng yang mau nikah dan resepsi adat bisa pakai gedung ini” katanya

Sesuai kesepakatan dengan NHM, program pelestarian adat 4 Suku harus dikerjakan oleh Pihak ketiga sehingga pertanggung jawabannya akuntabel. Oleh karena itu Pengurus Suku Boeng telah  menunjuk CV Berkat Mulia Kao yang pemiliknya adalah Putra Boeng untuk mengerjakan pembangunan rumah adat ini. Direncanakan bangunan rumah adat ini akan dikerjakan dalam waktu maksimal 3 bulan, sehingga peresmiannya akan dilakukan di bulan Desember 2020 nanti yang dirangkaikan dengan perayaan Natal Suku Boeng (wsj76)