Spread the love

(TOBELO – SN) Setelah usaha mengejar proses sidang atas kasus penganiyaan Amos Ansiga yang diduga dilakukan ARM alias Unta di desa Gamhoku yang mencapai waktu 4 tahun 3 bulan, akhirnya terdakwa ditahan dan disidangkan sejak bulan lalu.

Tahapan sidang terhadap terdakwa Unta sudah memasuki acara pemeriksaan saksi yang meringankan minggu lalu.

Menanggapi hal tesebut, penasehat hukum Amos Ansiga dari LBH Rakyat Halut meminta kepada penegak hukum baik jaksa dan Hakim agar benar benar menegakan hukum dalam perkara ini.

Bartholomeus Londo SH, juru bicara LBH Rakyat Halut Senin (1/7) siang secara khusus kepada sejumlah awak media di kantor LBH Rakyat Halut desa Wari sangat berharap agar perdakwa dapat dituntut dan divonis dengan hukuman maksimal.

Amos Ansiga bersama isteri saat menghadiri sidang bersama Jubir LBH Rakyat Halut, Bartholomeus Londo SH

“Kami akan mengawal dan mengekspos kasus ini terus menerus lewat media massa sebab bagi kami ini kasus yang luar biasa aneh bin ajaib. Kasus penganiyaan ini cukup sederhana sebab memakan waktu 4 tahun 3 bulan baru berkas bisa lengkap di kejaksaan. bayangkan 4 kapolsek di Polsek Tobelo selatan berganti, baru bisa yang bersangkutan dihadapkan di meja hijau” ujarnya.

Ia yakin jika Jaksa penuntut umum betul betul mau menegakan keadilan secara konsisten tanpa tebang pilih, pasti terdakwa dituntut ancaman hukuman maksimal.

“Itu terdakwa harus dituntut dengan hal yang memberatkan yaitu pernah menjadi DPO. Harusnya itu dimasukan dalam tuntutan dan harus teraang benderang. Hakim juga bisa jadikan itu sebagai pertimbangan dalam memutus. Terdakwa jadi DPO itu seluruh Halut sudah tahu, jadi hal itu jangan disembunyikan. Harus terang nebanderang dalam penegakan Hukum” kata Bartholomeus.

Ia bersama LBH Rakyat Halut akan mengawal sampai tuntas kasus ini. Sebab proses menjadikan Terdakwa daalam sidang di pengadilan sampai 4 tahun 3 bulan itu pasti menimbulkan kecurigaan masyarakat.

“Ada apa dengan terdakwa ini sampai ia seperti orang kuat yang kebal hukum di daerah ini selama 4 tahun lebih” katanya (kcw3)

By admin