(TOBELO-SN) Proses rekrutmen Paskibraka di Halmahera utara selama beberapa tahun terahir ini sering menimbulkan kecurigaan masyarakat banyak, jika selalu dilakukan dengan cara tak transparan dimana sejumlah anak yang terpilih adalah orang orang “titipan” yang lolos dengan rekomendasi pejabat yertentu.

Tapi dalam pekrutan anggota Paskibraka Halut tahun ini, kepala Kesbangpol Halut Haerudin Doodo SH MH memastikan hal itu tak terjadi. Meskipun ia baru menjabat belum sebulan dalam posisi Plt Kepala Kesbangol Halut tapi dalam acara pembukaan Dklat Paskibraka Halut yang berlangsung di Hotel Bryken Wosia Tobelo Minggu (2/8), mantan kabag Hukum Setda Halut ini scara meyaknikan jika proses rekrutmn sampai penetapan 60 anggota Paskibraka tahun 2026 kali ini brjalan secara transparan.
Dalam laporannya di acara tesebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Halut Hairudin Dodo, S.H., M.H, menegaskan bahwa pembentukan Paskibraka Halmahera Utara Tahun 2026 berpedoman pada Surat Edaran Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025, Tentang Pembentukan PASKIBRAKA. Surat Keputusan Bupati Halmahera Utara Nomor 200.1.2/153/HU/2026, Tentang Penetapan Panitia Pelaksana Pembentukan PASKIBRAKA Kabupaten Halmahera Utara Tahun 2026, Tanggal 19 Februari 2026.

Kaban Kesbangpol menjelaskan,berdasarkan Pedoman tersebut di atas, rekrutmen dan seleksi Paskibraka dilakukan secara online melalui aplikasi yang dinamakan “Transparansi Paskibraka”. Dengan penggunaan aplikasi ini diharapkan pembentukan Paskibraka lebih transparan, objektif, netral, bersih, dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Panitia pembentukan paskibraka Halmahera Utara membuka pendaftaran bagi siswa kelas X SMA/sederajat secara online selama 37 hari, yaitu sejak tanggal 2 Maret sampai 8 April 2026. Dalam rentang waktu 37 hari tersebut, terdapat sebanyak 257 orang siswa yang mendaftar sebagai calon Paskibraka Halmahera Utara tahun 2026, yang terdiri dari 121 putra dan 136 putri.
Dari 257 siswa yang telah mendaftar tersebut kemudian Panitia melakukan seleksi tahap pertama dan yang berhasil lolos ketahap selanjutnya adalah sebanyak 149 siswa yang terdiri dari 78 putra dan 71 putri, yang berasal dari 23 SMA/sederajat di Halmahera Utara.

Kaban Kesbangpol memaparkan,149 siswa ini mengikuti tes Wawasan Kebangsaan dan Tes Intelegiensia Umum (TIU) yang diselenggarakan oleh BPIP secara Online, dan yang berhasil melampaui passing grade yang telah ditetapkan oleh BPIP adalah sejumlah 101 siswa terdiri dari 47 putra dan 54 putri, yang berasal dari 19 SMA/Sederajat di Halmahera Utara.
Terhadap 101 siswa yang lolos passing grade ini, Panitia melakukan seleksi terpusat yang dilaksanakan di Hotel Bryken Wosia selama 2 hari, dari tanggal 16 sampai 17 April 2026. Seleksi terpusat ini terdiri dari seleksi parade, seleksi kesehatan,seleksi PBB, seleksi Kesamaptaan dan seleksi kepribadian.Penilaian terhadap semua seleksi ini dilakukan melalui aplikasi “Transparansi Paskibraka.”
Hairudin Dodo mengatakan,pada akhirnya melalui Surat Keputusan Nomor 200.1.2/168/2026, Tanggal 25 Juni 2026, Kepala Badan Kesbangpol menetapkan 60 orang siswa sebagai Calon Paskibraka Halmahera Utara tahun 2026 yang terdiri dari 30 orang putra dan 30 orang putri, yang saat ini mengikuti diklat Paskibraka di tempat ini.
Lanjut Kaban,Ke 60 orang Calon Paskibraka ini berasal dari 15 SMA/sederajat di Kabupaten Halmahera Utara, antara lain Kami laporkan pula, bahwa Kabupaten Halmahera Utara berhasil meloloskan 3 orang siswa terbaik 1 orang putri dan 2 orang putra sebagai anggota Paskibraka Provinsi Maluku Utara tahun 2026 yang saat ini sedang mengikuti Diklat Paskibraka di Sofifi. Ketiga siswa tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Halut, SMA Negeri 6 Halut dan SMA Kristen Tobelo.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, dimana menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekedar Peraturan Baris Berbaris atau bahkan bukan sekedar mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih tetapi lebih dari itu, bahwa Paskibraka merupakan program kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.
Oleh karena itu pada Diklat kali ini peserta juga akan disuguhi materi-materi terkait dengan kepemimpinan, keterampilan, dan kedisiplinan yang menjunjung nilai kebangsaan, cinta tanah air, persatuan dan kesatuan, peningkatan wawasan kebangsaan, Bahaya Narkoba, serta pencegahan kekerasan dan radikalisme yang disampaikan oleh pemateri-pemateri yang berkompeten.(humas pemda)
“Kami juga melaporkan bahwa ada 5 orang Pelatih yang dilibatkan dalam Diklat Paskibraka Tahun 2026 ini, yaitu 2 orang dari anggota Kodim 1508 Tobelo, dan 3 orang dari anggota Polres Halmahera Utara. Dimana telah melalui Kegiatan Pra Diklat selama 10 hari dan hari ini resmi melakukan Diklat Paskibraka”, tutupnya. (Humas)