(TOBELO-SYALLOMNEWS) Bergulirnya kasus Tubol Malamok Isam Pagu Alfrida Erna Ngato yang dari infomassi berkembang di masyarakat sudah dalam tahapan pelimpahan berkas ke kejaksaan negeri Tobelo (P19) ditanggapi sejumlah tokoh gereja dari Kao.

Penatua Dominggus Isack Bitjara, sekretaris jemaat GMH Bait El Kao meminta agar Sinode GMIH bisa memberikan atensi serius atas kasus Tubol Malamok Isam Pagu yang ditetapkan jadi tersangka pencurian emas dalam kawasan tanah yang diolah PT Nusa Halmahera minerals.

“Tubol Malamok itu warga jemaat GMH, hanya diminta ijin oleh masyarakat adat dari gereja GMIH Petra Desa Beringin wil Kao selatan untuk menggali tanah dan hasilnya dipakai sebagai tanggng jawab pembangunan gereja GMIH Petra Beringin. Jadi jelas ini bukan pencurian seperti yang dituduhkan” kata Penatua Doninggus.

Sebagai pemimpin tertinggi adat Isam Pagu, menurut Dominggus, Tubol malamok Isam Pagu hanya memberi restu karena itu tujuannya untuk pembangnan rumah Tuhan.

“Malah kesaksian dari jemaat jika mereka diberi tanggung jawab 6,5 juta untuk pmbangunan gedung gereja. Jadi kalau jemaat mengambil jalan dengan menggali emas di lokasi itu untuk pembangunan rumah Tuhan, masak harus dipidana. Malah menurut keterangan seorang Hamba Tuhan bernama Ibu Pdt Ambeua, kalau ia juga ikut mendoakan jemaat aat masuk ke lkasi untuk mulai mereka bekerja menggali emas.”

Ia meminta dengan sungguh agar ketua Sinode GMIH Pdt Dr Demianus Itje SH M Th bersuara soal ini. “Ibu Tubol malamok Isam mengiyakan jemaat datang mengamil tanah untuk diolah jadi emas karena mereka dikasih tanggung jawab memberi persembahan untuk pemabangunan Gedung gereja GMIH. Jadi seharusnya ketua Sinode harus bersuara soal ini agar emaatnya tak dikriminalsasi oleh korporasi”

Gereja harus melindungi jemaatnya dari kriminalisasi korporasi yang banyak uangnya. Walaupun korporasi itu ada mmbantu pembangunan gereja dengan dana besar untuk gereja GMIH.

Pnatua Dominggus yang juga sekretaris aliansi GEMPUR KAO ini meminta dukungan dan solidaritas jemaat jemaat di Kao atas kasus ini untuk menggalang kekuatan dan solidaritas agar pihak kepolisian di Halmahra utara akan mendapat sorotan dari media nasional, komnas perempuan, AMAN dan komisi 3 DPR RI nantinya.

“Saya hakul yakin 00%, Tubol Malamok Isam Pagu tak berniat memperkaya diri. Dia justeru berdiri membantu jemaat GMH Petra Beringin dalam pembangunan gedung gereja. Semoga himbauan saya ini sebagai seorang penatua gereja GMIH bisa mendapat dukungan dan solidaritas teman teman majlis jemaat, pendeta dan juga masyarakat adat di Kao”

Peenatua Dominggus sangat yakin akan muncul perlawanan bergelombang dan berjilid jilid kalau kasus ini dipaksakan oleh karena “pesanan” dari pemilik modal.(ugr9)

By Admin