(TOBELO – SYALLOMNEwS) Sejumlah warga Kota Tobelo mengeluhkan sulitnya mendapatkan meterai Rp 10.000 di Kantor Pos Tobelo. Ironisnya, meterai yang langka di kantor pos justru selalu tersedia di toko ritel modern seperti Alfamidi dan Indomaret dengan harga lebih tinggi.
Keluhan ini disampaikan warga saat ditemui di Kantor Pos Tobelo pada Kamis (8/10/2026).

“Bukan satu kali saja tapi sudah sering begitu. Selalu saja pegawai kantor pos bilang meterai habis. Kami diarahkan beli saja di Alfamidi atau Indomaret,” ujar warga.
Dan benar saja, saat ditanyakan di Alfamidi, meterai selalu tersedia dengan harga Rp 12.500 per lembar, padahal harga resmi pemerintah adalah Rp 10.000 per lembar.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.

“Apakah Kantor Pos menjual borongan meterai ke toko-toko ritel itu dan dapat komisi? Ada berapa banyak meterai yang dijual di Kantor Pos Tobelo? Kenapa cepat habis dalam waktu singkat?” tanya warga.
Mereka yang mengeluhkan kelangkaan ini di antaranya Ibu Merry, warga Desa Gosoma yang hendak mengurus surat anaknya yang harus menggunakan meterai.
Keluhan serupa datang dari Pak Ruslan, warga Desa Rawajaya yang membutuhkan meterai untuk urusan pembuatan sertifikat tanahnya. Mereka mengaku kecewa karena meterai yang hendak dibeli di Kantor Pos Tobelo habis pada hari Kamis (8/10) saat ditemui SyallomNews.
Bahkan seorang pengacara yang enggan menyebutkan namanya mengaku heran dengan kondisi tersebut. Ia mengaku selalu kesulitan membeli meterai di Kantor Pos Tobelo untuk legalisasi alat bukti sidang, namun selalu tersedia di Alfamidi.
“Kami sebagai masyarakat jadi bertanya-tanya akan hal ini,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kantor Pos Tobelo belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kelangkaan meterai tersebut dan dugaan penjualan borongan ke toko ritel.
Masyarakat berharap Kantor Pos Cabang Tobelo memberikan transparansi terkait stok dan distribusi meterai, mengingat meterai merupakan dokumen negara yang dibutuhkan masyarakat untuk berbagai keperluan hukum dan administrasi.SyallomNews masih berupaya mengkonfirmasi pihak Kepala Kantor Pos Tobelo terkait keluhan warga