Bupati Halut Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 ke DPRD, Targetkan Pendapatan Tembus Rp1,08 Triliun(TOBELO-SN)Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara menggelar Rapat Paripurna penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027, Senin (03/08/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Halut, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Halut, Cristina Lesnussa, serta dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, dan sekitar 50 tamu undangan.
Dalam rapat paripurna tersebut, Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, secara resmi menyampaikan Nota Pengantar KUA-PPAS 2027 sebagai wujud kewajiban konstitusional pengelolaan keuangan daerah. Bupati menjelaskan bahwa pembangunan tahun 2027 mengusung tema “Menata Konektivitas dan Tata Kelola Wilayah untuk Memperkuat Integrasi Kawasan dan Efektifitas Pelayanan Publik”.
Arah kebijakan anggaran tersebut dirancang untuk memandu penetapan skala prioritas pembangunan sekaligus mempermudah penyusunan RAPBD 2027.Pemerintah Daerah telah menetapkan sejumlah langkah strategis guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun mendatang. Prioritas pembangunan difokuskan pada peningkatan investasi berbasis sumber daya alam, optimalisasi hasil sektor pertanian, perikanan, energi, dan perdagangan, hingga percepatan infrastruktur jalan dan jembatan.
Selain itu, pemerintah daerah juga memprioritaskan peningkatan mutu pendidikan dasar sembilan tahun, penanganan stunting di bidang kesehatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia agar sesuai kebutuhan pasar kerja.
Dari sisi fiskal, Target Pendapatan Daerah pada TA 2027 diproyeksikan sebesar Rp1.080.864.003.924,03 yang ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp232,04 miliar, Pendapatan Transfer Rp838,25 miliar, dan Lain-lain Pendapatan Sah Rp10,56 miliar.
Besaran target pendapatan tersebut berimbang dengan Target Belanja Daerah yang juga dipatok sebesar Rp1.080.864.003.924,03, sehingga postur anggaran berada pada kondisi berimbang (zero deficit). Sementara itu, penerimaan dan pengeluaran pembiayaan daerah masing-masing ditargetkan sebesar Rp8,03 miliar.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak pimpinan dan anggota dewan untuk bersama-sama membahas dan menyepakati rancangan anggaran tersebut demi kepentingan masyarakat Halmahera Utara.
“Kami berharap rekan-rekan Dewan yang terhormat dapat bersama-sama dengan Pemerintah Daerah dalam membahas untuk disepakati sehingga kebutuhan masyarakat dapat diwujudkan,” ujar Bupati Piet Hein Babua. Rangkaian acara paripurna kemudian ditutup dengan prosesi penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS.