(TOBELO-SYALLOMNEWS)- Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tahun 2026, Kamis (24/9/2026) pukul 09.00 WIT, di Ruang Meeting Fredy Djandua Kantor Bupati, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, dengan tema “Inflasi Terjaga Langkah Maju Membangun Halmahera Utara”

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si., dihadiri Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., Deputi KPW BI Maluku Utara Fadhil Muhammad, Ketua DPRD Cristina Lesnussa, unsur Forkopimda, Sekda Drs. E.J. Papilaya, MTP., pimpinan OPD, instansi vertikal, serta tamu undangan sekitar 150 orang

Dalam HLM tersebut, Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si., menegaskan keberhasilan menjaga inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang fantastis harus berdampak langsung ke masyarakat.

Berdasarkan data BPS terbaru, pertumbuhan ekonomi Halmahera Utara mencapai 11,05 persen, melesat jauh dibanding tahun 2025 yang hanya 3,89 persen. Lonjakan ini didorong sektor industri dan pertambangan.

“Angka 11,05% ini bukan sekadar statistik. Ini langkah maju membangun Halut. Tapi pertumbuhan ini harus dinikmati seluruh masyarakat, bukan hanya segelintir orang,” tegas Bupati Piet.

Bupati juga menyoroti keberhasilan TPID dalam menjaga inflasi tetap terkendali meski dihadapkan pada tantangan cuaca panas dan erupsi Gunung Dukono yang mengganggu distribusi logistik dan produksi pertanian.

Harga cabai yang sempat tinggi kini mulai stabil karena petani lokal Halut sudah mampu memproduksi tomat dan cabai sendiri, tidak lagi bergantung pasokan dari luar daerah.

Untuk memperkuat itu, Pemkab Halut akan fokus pada 4K: Ketersediaan, pasokan Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, Komunikasi efektif

Pada kesempatan itu juga, Bank Indonesia menyerahkan bantuan pertanian simbolis kepada kelompok tani binaan sebagai bentuk penguatan produksi pangan lokal untuk pengendalian inflasi jangka panjang.

Bupati mengajak seluruh pihak  pemerintah daerah, BI, Forkopimda, OPD, petani, pelaku usaha  bergerak dalam satu komitmen.

“Pertemuan ini harus melahirkan tindakan nyata, bukan sekadar diskusi. Tetapi pastikan ketersediaan terjaga, distribusi lancar, produksi lokal meningkat, dan harga tetap terjangkau. Itu janji kita kepada masyarakat Halmahera Utara.” Ucapnya

Seluruh rangkaian berjalan dengan baik dan aman dan berakhir  pukul 10.00 WIT dan dilanjutkan dengan paparan materi serta diskusi guna merumuskan rekomendasi konkret pengendalian inflasi ke depan (Jini06)

By Admin