(TOBELO-SYALLOMNEWS) – Selasa (03‑11‑2026) Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar sosialisasi serta penguatan kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Ruang Meeting FTJ Kantor Bupati Halmahera Utara. Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad dengan tujuan memperbaiki tata kelola informasi publik di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam arahannya, Dr. Kasman Hi. Ahmad menyatakan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari pelayanan pemerintahan dan upaya membangun kepercayaan masyarakat. Beliau menyoroti hasil evaluasi yang menunjukkan indeks keterbukaan informasi Halmahera Utara masih berada di bawah rata‑rata, sehingga diperlukan langkah pembenahan serius dari seluruh jajaran OPD.

Beliau menegaskan bahwa persoalan utama yang menghambat keterbukaan informasi adalah budaya ego sektoral dan sikap tertutup antarinstansi. Menurut beliau, meskipun administrasi sudah berjalan, belum seluruh dokumen dan data pemerintahan dikelola secara maksimal sehingga sulit diakses ketika dibutuhkan masyarakat.
“Kita bukan bekerja secara terpisah‑pisah, melainkan satu sistem pemerintahan yang terintegrasi. Oleh karena itu, ego sektoral harus dihapuskan agar koordinasi pengelolaan informasi berjalan lebih efektif,” tegas Wakil Bupati.
Beliau juga menjelaskan bahwa pengelolaan informasi publik harus membedakan empat kategori, yaitu informasi berkala, informasi serta‑merta, informasi setiap saat, serta informasi yang dikecualikan. Pembagian ini bertujuan agar hak masyarakat atas informasi terpenuhi sekaligus kerahasiaan data yang dilindungi tetap terjaga.

Wakil Bupati mengarahkan sejumlah langkah nyata, mulai dari pembaruan Keputusan PPID, penyusunan Daftar Informasi Publik, penetapan standar pelayanan informasi, optimalisasi portal PPID hingga evaluasi berkala di setiap OPD.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Halmahera Utara Yandre Agustinus Sumtaki menyampaikan bahwa Diskominfo telah menyiapkan website PPID buatan mandiri untuk mendukung pelayanan permohonan informasi publik. Ia menjelaskan bahwa setiap OPD akan memiliki penanggung jawab dan operator untuk mengunggah serta memperbarui data secara berkala.

Yandre menambahkan bahwa tindak lanjut kegiatan ini akan berupa pelatihan bagi admin dan operator OPD pada Jumat mendatang agar seluruh sistem portal PPID dapat berjalan secara optimal. Kegiatan dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Gleen Lamberto Onthoni, Kepala Diskominfo serta para pimpinan OPD se‑Kabupaten Halmahera Utara.
Dengan demikian, sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Halmahera Utara untuk memperkuat tata kelola informasi publik, menciptakan pemerintahan yang transparan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah
(Jini)