(TOBELO-SN) Rencana Aliansi GEMPUR KAO yang akan melaksanakan audensi dan RDPU dengan DPRD Halut Rabu (26/8) nanti soal hutang hutang PT NHM kepada masyarakat membuat satu demi satu pengacara asal Kao angkat bucara.

Pengacara muda berdarah suku Modole Kao kepada Fictor Vandy Difa SH Syallomnews Senin (24/8) memberi dukungan terhadap rencana aksi aliansi GEMPUR KAO ini.

“Saya sebagai pengacara yang berdarah Kao sangat mendukung rencana aliansi GEMPUR KAO yang akan menginap di halaman kantor DPRD jika nantinya Haji Robert tak hadir dalam RDPU itu. Itu khan rumah rakyat jadi massa GEMPUR KAO juga berhak tinggal di situ. Tak boleh ada yang melarang apalagi kalau itu cuma pakai halaman DPRD”

Ia menilai upaya melalui DPRD Halut ini sah sah aja sebab katanya sudah ulang kali mereka melakukan upaya penagihan lewat manejemen tapi belum berhasil.

“Anggota DPRD Halut itu punya kapasitas dan kewenangan memanggil haji Robert. Ini kesempatan juga bagi 8 anggota DPRD Halut dari dapil 3 Kao Malifut untuk menunjukan kepedulian mereka. Ada konstituen yang memilih mereka punya masalah, seharusnya mereka yang paling depan berdiri untuk panggil Haji Robert” ujarnya.

Fictor Fandy Diva SH justeru meminta aliansi GEMPUR KAO dan keluarga mereka untuk menilai secara langsung 8 anggota dewan dapil Kao Malifut ini besok. Jika mereka sama sekali tidak mau bersama konsitituennya ada di halaman DPRD maka catat dengan tinta merah nama nama mereka supaya dalam kontestasi politik 2029 nanti tak usah lagi memilih wakil yang seperti itu.

“Besok tanggal 26 agustus adalah hari di mana semua masyarakat Kao Malifut melihat 8 orang torang pe wakil yang selama ini bergaji 50 juta per bulan itu apakah mau berjuang dengan masyarakatnya atau jangan jangan dorang lagi tara paduli dengan masyarakatnya. Kalau mereka tak peduli, 2029 tara usah lagi pilih pa dorang biar dorang mo bajanji kase apapun. Tara layak jadi torang pe wakil” tuturnya (mht6)

By Admin