(TOBELO-SN) Rencana pemilik PT Nusa Halmahera minerals (NHM) Haji Robert Nitiyudo untuk membangun gedung baru Rumah sakit umum daerah (RSUD) Tobelo senilai 200 milyar, ditanggapi ketua LBH Rakyat Halut Egbert Hoata SH, berkaitan dengan adanya rencana aksi “mendiami” DPRD Halut tanggal 26 agustus nanti.

Kepada sejumlah awak media, Egbert Hoata Minggu (23/8) malam menyarankan kepada haji Robert agar menanggapi serius tuntutan aliansi GEMPUR KAO.

“Haji Robert selama ini dikenal sebagai orang baik yang banyak melakukan aksi sosial lewat program haji Robert peduli. Jangan sampai saat beliau memangun gedung rumah sakit umum daerah yang baru seharga 200 milyar, lalu ada sejumlah pengusaha dan karyawan aerta ex karyawan yang bilang ke masyarakat kalau sekian milyar dari uang haji 200 milyar itu adalah uang kami juga”

Egbert yang adalah pengacara asal suku Boeng ini sangat yakin jika suara itu akan muncul sebab aliansi GEMPUR KAO sudah punya data yang real.

“Kami sendiri sudah lihat surat pengakuan hutang NHM kepada koperasi senilai kurang lebih 13 milyar dan itu surat ditandatangani oleh direktur keuangan NHM tahun 2024 lalu’

Juga menurutnya, data karyawan menyangkut soal hak mereka yang tertunggak selama beberapa ahun ini sejak dirumahkan.

“Saya sudah pelajari 73 pasal dalam Perjanjian kerja bersama antara NHM dan karyaean itu. NHM tak bisa berlindung di balik kesepakatan sepucuk surat rela menerima gaji maksimum 6 juta. Tetap hak mereka harus dibayar sebab status mereka dirumahkan” katanya.

Belum lagi menurut pria yang sudah 8 tahun memimpin LBH Rakyat Halut ini soal PPM yang adalah kewajiban perusahan pertambangan untuk dilakukan menurut regulasi.

“Kalau rumah sakit itu dibangun di Kukumutuk misalnya masih masuk akal untuk diterima sebab itu masuk di kawaan lingkar tambang. Tapi kalau tidak, bisa saja orang Kao mengaku itu milik orang Kao sebab program PPM NHM selama 6 tahun ini tak dilaksanakan”

Egbert sangat yakin Ketua DPRD Halut mantan ketua Janlis Kitong dan 8 orang wakil rakyat dari Kao malifut mampu hadirkan Haji Robert dalam hearing tanggal 26 agustus nanti demi nama baiknya yang selama ini sangat harum di mata masyarakat Maluku utara.

“Beliau khan punya jet pribadi jadi kapan saja bisa datang menemui aliansi GEMPUR KAO. Tidak butuh booking tiket pesawat dulu. Jadi kami harap pak haji bisa datang ke DPRD Halut demi menjaga nama baknya selama ini sebagai seorang dermawan dengan program haji Robert peduli”

Bukan itu saja menurut pengacara asal desa Gamlaha ini, aksi aliansi GEMPUR KAO kali ni tidak main main. Sebab mereka akan “menginap” selama berhari hari di gedung rumah rakyat itu jika pemilik NHM tak memberi kepastian saoal hutang hutang tersebut.

“Ini akan jadi sorortan media nasional dan berita viral” tuturnya (mht6)

By Admin