(TOBELO-SYALLOMNEWS) – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menggelar Doa Bersama Lintas Agama sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan dan perlindungan dari bencana kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan berlangsung di Gedung Poligrend, Desa MKCM, Kecamatan Tobelo, Minggu malam (30/8/2026) pukul 20.25 WIT.

Doa bersama ini dihadiri sekitar 100 peserta dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Hadir langsung Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si, Dandim 1508/Tobelo Letkol Kav Ramdhani Akbar, Kapolres AKBP Erlichson Pasaribu, Kajari Rahmat, Ketua DPRD Cristina Lesnussa, dan Sekda Drs. E.J. Papilaya.

Dalam sambutannya, Bupati Dr. Piet Hein Babua, M.Si menyampaikan keprihatinan atas cuaca panas dan kering yang melanda Halut beberapa minggu terakhir. Berdasarkan prakiraan, kondisi ini masih akan berlangsung beberapa bulan ke depan.

 “Dalam satu minggu terakhir, kita melihat intensitas kebakaran di wilayah Halmahera Utara cukup tinggi. Dalam satu hari bahkan dapat ditemukan sekitar lima sampai delapan titik api di lokasi yang berbeda,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, kondisi cuaca kering tidak hanya berdampak pada ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan potensi kebakaran lahan. Untuk itu Pemkab telah membentuk tim penanganan kebakaran dan memperkuat koordinasi hingga tingkat desa.

Namun ia mengingatkan, upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan masyarakat. 

“Hal-hal kecil yang kita anggap sepele dapat menjadi penyebab kebakaran, terutama membuang puntung rokok sembarangan di kebun, jalan, dan lingkungan rumah. Mohon masyarakat lebih waspada,” imbaunya.

Bupati juga mengajak seluruh umat beragama di Halut untuk terus berdoa. 

“Marilah kita bersama-sama berdoa, memohon ampun, memohon rahmat, keselamatan, kesehatan serta perlindungan Tuhan bagi seluruh masyarakat Halmahera Utara. Kita juga mohon hujan segera turun dalam jumlah yang cukup, sehingga dapat menyegarkan tanah, memenuhi kebutuhan air, dan mengurangi risiko kebakaran,” ajaknya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh Pendeta, Pastor, dan Imam. Dalam doa tersebut seluruh peserta memohon agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan hujan, melindungi masyarakat dari kebakaran dan bencana, serta menjaga persatuan di Halmahera Utara.

Kegiatan berakhir pukul 21.15 WIT dalam keadaan aman, tertib dan lancar. Pemkab Halut berharap doa bersama ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan,

By Admin