(TOBELO-SN) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara 2026 resmi bergulir.Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, secara simbolis membuka ajang olahraga terbesar tingkat provinsi ini dengan pembunyian sirine di Lapangan Do Omu Matau Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (09/06/26) sore.

Acara pembukaan yang berlangsung meriah di tengah suasana mendung syahdu tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sarbin Sehe sekaligus Ketua KONI Maluku Utara, Ketua bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, jajaran Forkopimda, serta para kepala daerah dari 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara. Kemeriahan diawali dengan defile memukau dari 10 kontingen, mulai dari Kota Ternate, Halbar, Halteng, Tidore Kepulauan, Halsel, Kepulauan Sula, Haltim, Pulau Morotai, Taliabu dan Halut. Acara ditutup oleh penampilan tarian kolosal Warna-warni Marahai oleh Sanggar Seni Dabiloha.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara yang dinilai totalitas menjadi tuan rumah, serta kepada 9 kepala daerah lainnya yang tetap berkomitmen mengirimkan total 2.731 atlet di tengah langkah efisiensi anggaran.

Sambutan Gubernur Maluku Utara

“Hari ini kita menyaksikan semangat luar biasa dari 10 kabupaten/kota. Lebih dari 2.700 personel kontingen berkumpul untuk memperebutkan prestasi di 27 cabang olahraga. Semua membawa mimpi dan kebanggaan daerah masing-masing,” ujar Sherly.

Lebih lanjut, Sherly menekankan bahwa Porprov bukan sekadar agenda seremonial atau kompetisi musiman, melainkan sebuah investasi jangka panjang bagi sumber daya manusia Maluku Utara. Menatap PON 2028 di NTB-NTT, ia menginstruksikan KONI dan tim pemantau bakat untuk mulai menyaring talenta secara ketat melalui skala prioritas.

Penyerahan Piala bergilir

“Kita punya keterbatasan infrastruktur dan anggaran, tetapi kita kaya akan talenta alami. Saya minta tim analis mengkurasi dari 27 cabor yang dipertandingkan, pilih 10 hingga 15 cabor prioritas yang secara historis kuat—seperti wushu, tinju, atau taekwondo—untuk dipersiapkan matang menuju Pra-PON dan PON 2028,” tegasnya.

Acara Berlangsung Meriah ditutup oleh penampilan tarian kolosal Warna-warni Marahai oleh Sanggar Seni Dabiloha.

By admin