(TOBELO – SN) Bertempat di kantor Persekutuan Gereja Gereja Indonesia  Wilayah (PGIW) Maluku utara Jl WKO Kec Tobelo tengah, hari sabtu (20/9) berkumpul sejumlah pengurus Organisasi aras gereja dan lembaga keumatan Kristen Maluku utara dalam sebuah forum silaturahmi dan diskusi bersama.

Forum silaturahmi dan diskusi ini diinisiasi oleh MPH PGIW Maluku utara melalui ketuanya Pdt Prof Dr Julianus Mojau M Th. Turut hadir di acara ini,  ketua Persekutuan Gereja dan lembaga Injili Indonesia  (PGLII) Maluku utara Pdt Dubel Djuangalenge, SE M Pdk, Sekretaris Persekutuan Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Maluku utara Pdt Nefry Tanggayo, S Th, ketua DPW Majelis Umat Kristen ndonesia (MUKI) Maluku utara, Egbert Hoata, SH, M Th.

Hadir  mewakili pemerintah dari Bimas Kristen Kanwil kementrian agama Maluku utara, Pdt Bbenjamin Ewy, S Th. Hadir pula mantan ketua sinode GMIH dan mantan ketua PGIW Maluku utara Pdt Anton Piga, S Th, Msi, juga  perwakilan gereja anggota dari GMIH, Gereja Baptis dan Gereja Bethany Indonesia.

Seluruh peserta forum diskusi ini bersepakat membentuk sebuah forum Komunikasi Lembaga Gereja dan Umat Kristen Maluku utara (FKLGUKMU).

“Kami para pimpinan organisasi gereja dan keumatan se Maluku utara pada hari ini bersepakat membentuk sebuah forum komunikasi yang kami beri nama Forum Komunikasi Lembaga Gerejawi dan Umat Kristen Maluku utara untuk mewujudkan secara kongkrit gerakan oikoumene secara bersama di Maluku utara” kata penggagas forum diskusi ini, Pdt Prof Dr Julianus Mojau, M Th Kepada Syallomnews sehabis pertemuan.

Prof Mojau juga berjanji akan dilakukan kerjasama antara lembaga gerejawi yang ada di Maluku utara dalam sejumlah kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan secara bersama sama. Bahkan hal hal sosial kemasyarakatan, kondisi politik yang terkait dengan umat pun akan selalu didiskusikan bersama dalam forum ini supaya ada satu suara dari forum ini dalam menyikapi hal itu.

“Akan ada kegiatan untuk memperkuat gerekan oikoumene di Maluku utara. Bahkan isyu isyu politik, sosial dan kamtibmas lokal pun akan menjadi atensi kami bersama menyikapi dalam suara yang seirama” katanya.

Sementara itu Pdt Benyamin Ewy S Th mewakili Bimas Kristen kementrian agama Maluku utara menyambut baik pertemuan perdana dan pembentukan FKLGUKMU ini yang akan menjadi mitra pemerintah dalam program keesaan gereja di Maluku utara.

“Atas nama Bidang Bimas Kristen kemenag Maluku utara kami sambut baik terbentuknya forum ini dan berharap program program pelayanan kebersamaan dalam gerekan oikumene bisa terwadahi lewat forum ini. Dan ketika ada persoalan dan  isyu isyu kamtibmas, politik lokal dan persoalan sosial kemasyarakatan, Forum ini bisa menjembatani untuk menyuarakannya secara bulat, satu suara” katanya singkat  

Ketua DPW MUKI Maluku utara, Egbert Hoata mengharapkan dukungan dari segena umat Kristen di Maluku utara atas lahirnya FForum Komunkasi ini.

“Dengan ada  lembaga gereja dan lembaga umat Kristen di Maluku utara bersatu maka semakin baik. Kita akan semakin punya peran penting bagi pembangunan di Maluku utara ini. Mohon dukungan dari warga Gereja se Maluku utara” uajarnya singkat (kfr5)

By Admin