(TOBELO-SN) Langkah nyata pemerintah dalam memotong urat nadi isolasi geografis di wilayah pelosok kembali terwujud. Bupati Halmahera Utara (Halut) secara resmi meresmikan tiga unit Jembatan Garuda yang berlokasi di wilayah Kecamatan Kao Barat, Kamis (11/06/26). Infrastruktur krusial ini lahir dari program Karya Bakti TNI Angkatan Darat yang dimotori oleh Kodim 1508/Tobelo.
Kehadiran tiga jembatan yang membelah kawasan Desa Takimo dan Desa Tobulamo tersebut menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat setempat akan akses transportasi yang layak, aman, dan representatif.

Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Utara menegaskan bahwa proyek ini merupakan bukti konkret dari komitmen “Negara Hadir untuk Rakyat”. Sinergi apik antara jajaran TNI-AD dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara terbukti mampu mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan-kawasan yang sebelumnya sulit terjangkau.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik penyeberangan, melainkan simbol hadirnya negara di tengah masyarakat. Kami berharap infrastruktur ini dapat memperlancar mobilitas harian warga, membuka keterisolasian, dan yang paling utama, menjadi stimulus bagi roda perekonomian di Kao Barat,” ujar Bupati Halut di sela-sela prosesi peresmian.
Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1508/Tobelo menyampaikan bahwa proyek Jembatan Garuda ini merupakan bagian dari program strategis nasional TNI-AD untuk mendukung pemerataan pembangunan di seluruh penjuru nusantara. Proses pengerjaan yang memakan waktu sekitar dua bulan ini diselesaikan melalui metode gotong royong yang melibatkan prajurit TNI, pemda, dan partisipasi aktif warga setempat.
“Kami mengapresiasi semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang begitu kental selama proses pembangunan. Dengan selesainya jembatan ini, akses anak-anak menuju sekolah kini jauh lebih aman, dan para petani tidak lagi kesulitan mengangkut hasil bumi mereka ke pusat pasar,” ungkap Dandim Tobelo.
Apresiasi tinggi dan rona bahagia juga terpancar dari raut wajah warga setempat. Sebelum jembatan ini berdiri, akses transportasi saat musim penghujan seringkali lumpuh akibat debit air sungai yang meningkat, yang kerap mengancam keselamatan warga saat melintas. Kini, dengan infrastruktur baru yang kokoh, tantangan geografis tersebut berhasil diatasi, membawa harapan baru bagi kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat Halmahera Utra