(TOBELO-SN) Suasana haru bercampur bangga menyelimuti Ruang Fredy Tjuanda, Kantor Bupati Halmahera Utara (Halut) pada Kamis sore (02/07/26). Tepat pukul 15.00 WIT, Pemerintah Daerah secara resmi menggelar acara penyambutan kepulangan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 yang telah sukses mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Kepulangan pahlawan-pahlawan seni suara Halut yang telah tiba sejak 29 Juni lalu ini, diterima langsung oleh Bupati Halmahera Utara. Turut mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Halut Drs. E.J. Papilaya, MTP., serta Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Halut, Drs. F.N. Sahetapy, S.IP., MH., yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Kontingen Pesparawi Halut.Dalam laporannya, Ketua Tim Kontingen, Drs. F.N. Sahetapy, S.IP., MH., membeberkan perjalanan panjang tim sejak dilepas pada 17 Juni menuju Ternate, hingga mendarat di Manokwari, Papua Barat pada 19 Juni. Perjuangan tanpa lelah tersebut membuahkan hasil yang sangat manis dan mencatatkan sejarah baru bagi Maluku Utara, khususnya Kabupaten Halmahera Utara.

“Dari total capaian Provinsi Maluku Utara yang meraih 5 emas, 6 perak, dan 1 perunggu, Kabupaten Halmahera Utara menyumbang porsi terbesar dengan menyabet 4 medali emas dan 2 medali perak dari enam kategori yang diikuti,” ujar Sahetapy dengan penuh rasa syukur.
Tim kontingen Halut Berhasil Sebet 4 Gold dari 6 cabang kategori yang dilombakan diataranya Gold peringkat 12 Solis Remaja/Pemuda Wanita, Gold peringkat 12 Paduan Suara Remaja/Pemuda, Gold peringkat 9 Paduan Suara Dewasa Campuran, dan Gold peringkat 11 Musik Gereja Nusantara Sementara dua kategori lainnya, yakni Paduan Suara Wanita dan Solis Anak Usia 11–15 Tahun, sukses membawa pulang medali perak. Sahetapy juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan total Pemda Halut, baik dari segi pendanaan hingga kehadiran langsung Bupati di Manokwari yang menjadi suntikan moral luar biasa bagi para peserta.
Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, M.Si dalam sambutannya tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas lompatan prestasi ini. Pasalnya, pada ajang-ajang sebelumnya, Halut biasanya hanya membawa pulang maksimal 2 medali emas.

“Tentunya, selaku Bupati, saya menerima saudara-saudara hari ini dengan penuh kebanggaan yang luar biasa karena hari ini kita mencapai hasil yang maksimal. Ini adalah sebuah progres nyata bagi daerah kita,” ungkap Bupati di hadapan seluruh kontingen, official, dan pelatih.
Bupati secara khusus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota tim dan keluarga yang telah memberikan pengorbanan besar.
“Terima kasih banyak atas semua perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan. Salam saya buat semua keluarga yang telah merelakan Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara untuk pergi berjuang demi mengharumkan nama Kabupaten Halmahera Utara,” tambahnya.
Tidak ingin cepat berpuas diri, Bupati langsung menginstruksikan jajarannya untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi ajang Pesparawi tiga tahun ke depan. Beliau menekankan pentingnya menjaga kekompakan tim yang sudah terbentuk.

“Pertahankan tim yang solid dan kompak ini. Jika nanti ada penambahan atau pengurangan, tentu akan disesuaikan dengan kemampuan tim. Untuk mencapai hasil yang maksimal di masa depan, persiapan harus kita matangkan sejak dini,” tegas Bupati menutup sambutannya sembari memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pelatih dan official.
Acara penyambutan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan jabat tangan hangat, menandai keberhasilan Pemda Halut dalam membina potensi generasi muda dan pegiat seni keagamaan di bumi Hibua Lamo.