Menu

Mode Gelap

News · 20 Jan 2023 11:33 WIT ·

Pasca Banjir Rob Di Desa Wosia, Satgas Satuan Organik Yonarhanud 3/Yby Bantu Buat Tanggul Sementara Penahan Air di Bibir Pantai


 Pasca Banjir Rob Di Desa Wosia, Satgas Satuan Organik Yonarhanud 3/Yby Bantu Buat Tanggul Sementara Penahan Air di Bibir Pantai Perbesar

 254 total views,  2 views today

Halmahera Utara — Satgas Satuan Organik Maluku Utara Yonarhanud 3/Yby bersama dengan masyarakat dan aparat kewilayahan setempat membuat tanggul sementara penghalang air di bibir pantai di Desa Wosia Kecamatan Tobelo tengah, Kamis (19/01/2023).

Komandan Satgas Yonarhanud 3/Yby Letkol Arh Achmad Yani, S.E., M.Han memberikan penjelasan kepada media bahwa seperti kita ketahui bersama kemarin (18/01/2023) telah terjadi banjir Rob di Desa Wosia Kecamatan Tobelo Tengah yang mengakibatkan kerusakan 18  rumah warga dan saat ini ada 81 orang diungsikan di  Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Dengan adanya kejadian banjir Rob Bupati Halmahera Utara Ir. Frans Manery memberikan arahan untuk  melaksanakan kerja bakti bersama membuat bantalan pasir dan membuat tanggul penghalang ombak sementara dengan tujuan agar  warga yang tinggal di pesisir pantai aman bila ada air Rob datang kembali.

Menindaklanjuti arahan Bupati Halmahera Utara tersebut Anggota Satgas Yonarhanud 3/Yby, Anggota Koramil 1508-01/Tobelo, Anggota Polairud, Pos TNI AL Tobelo, Anggota BPBD Kabupaten Halmahera Utara, Staf KecamatanTobelo Tengah, Staf Pemdes Wosia, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dan masyarakat Desa Wosia khususnya RT 12 melaksanakan kegiatan kerja bakti membuat tanggul dimaksud. Tegas Dansatgas Letkol Arh Achmad Yani.

Sementara Sekertaris BPBD Kabupaten Halmahera Utara Gentje Hetaria mengatakan sembari  menunggu kebijakan pimpinan untuk membuat tanggul yang permanen warga yang terkena bencana banjir Rob yang mengakibatkan rumahnya rusak sementara ini masih berada di tempat pengungsian.

 

Camat Tobelo Tengah Rianny Tonoro, S.Sos disela kegiatan menghimbau kepada warganya agar para pengungsi tetap tinggal di pengungsian sampai dengan kondisi cuaca aman melihat perkiraan cuaca dari BMKG, tidak ada yang boleh kembali kerumahnya karena rumahnya juga sudah tidak layak untuk dihuni.

Facebook Comments Box

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jubir Pemda Halut Klarifikasi pemberitaan jalan multiyears Galela-Loloda oleh media tribuns news Ternate

4 February 2023 - 15:30 WIT

Kapolres Halut beri penjelasan soal penangkapan Orang Dengan gangguan jiwa yang diduga Penculik anak di Pasar Wosia

1 February 2023 - 22:29 WIT

Aktifis Perlindungan Anak Wari Kecewa Kinerja Polres Halut, LBH Rakyat Halut hari ini Kirim surat Pengaduan Ke Aris Merdeka Sirai

31 January 2023 - 08:52 WIT

Sosialisasikan kegiatan perlindungan perempuan dan anak, DP3AKB Halut tanda tanggan Kontrak MOU dengan Radio Syallom

25 January 2023 - 15:31 WIT

Dinas P3AKB Halut gelar Metode Kontrasepsi Jangka Panjang bagi Keluarga Berencana secara gratis.

20 January 2023 - 05:10 WIT

Ayah Korban Percabulan minta Kapolres baru Halut seriusi tangani kasus anaknya

18 January 2023 - 05:08 WIT

Trending di TERBARU