Sekretaris LBH Rakyat Halut, Abraham Nikijuluw SH

(TOBELO-SN) Berdasarkan laporan masyarakat kepada LBH Rakyat Halut Tentang dugaan Penyalahgunaan Dana BOS oleh beberapa sekolah di Kabupaten Halmahera Utara, LBH Rakyat Halut akan melakukan investigasi ke beberapa sekolah yang di laporkan tersebut.

Dari sejumlah pengaduan yang disampaikan ke LBH Rakyat Halut selama satu tahun terahir ini, sejumlah indikasi kuat berdasarkan bukti yang ditunjukan menggambarkan jika indikasi kuat penyelewengan dana BOS di sejumlah sekolah itu nampak nyata.

Ada kepala sekolah salah satu SMA di kota Tobelo yang dengan sengaja mengijinkan bendaharanya membuat beberapa stempel toko. Ada beberapa orangtua yang mempertanyakan penggunaan dana BOS di sekolah SMP Negeri kota Tobelo yang tak transparan, Hal yang sama juga terjadi di sejumlah sekolah swasta.

Menurut laporan seorang masyarakat berinisial GS yang sempat dijumpai wartawan Syallomnews, Sabtu (9/5) di kantor LBH Rakyat Halut, bahwa terdapat indikasi Stempel beberapa toko disimpan oleh beberapa bendahara sekolah di Tobelo,

“Kami jadi curiga jika ada sekolah yang menyimpan stempel dari beberapa toko yang ada di tobelo, maksud apa mereka buat stempel toko toko. Mau buat nota palsu ?” tanyanya,
Ia juga menambahkan bahwa tidak adanya transparansi Dana BOS yang harusnya dipertanggungjawabkan penggunaannya melalui papan pengumuman di sekolah.

“Paling tidak pengelolaan dana BOS sekolah itu mesti transparan disampaikan kepada semua guru biar diketahui. Termasuk Komite sekolah. Bukan cuma kepala sekolah dan bendahara saja yang tahu diam diam” katanya/

Menanggapi laporan tersebut Sekertaris LBH Rakyat Halut Abraham Nimijuluw, S.H mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi guna mengumpulkan bukti-bukti nyata dan setelahnya akan mengeksposnya ke media hingga menjadi rujukan untuk pihak Kepolisisan dan Kejaksaan dalam menyelediki lebih lanjut.

“Setelah LBH Rakyat Halut mendapatkan bukti bukti nyata itu maka kami akan mengekspos secara terang benderang dugaan tindak pudana korupsi dari sekolah itu melalui media SYALLOMNEWS. Agar perbuatan itu diketahui seluruh masyarakat.
“No viral no justice. Jadi LBH akan viralkan itu supaya aparat penegak hukum bertindak cepat”ujarnya.

“LBH Rakyat Halut bekerjasama dengan media terbaik di Maluku utara yaitu Radio Syallom yang punya tiga media sekaligus sehingga jika berita itu terekspos tentu akan menjadi viral dan perhatian aparat penegak hukum untuk melakukan langkah selanjutnya. LBH Rakyat Halut bukan polisi atau Jaksa, jadi kami hanya mengekspos saja biar dugaan korupsi dana BOS itu ditangani sampai pelakunya mendapat ganjaran hukuman.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan turun ke sekolah-sekolah yang diduga melakukan penyalahgunaan (mib10).

By Admin