Spread the love

(TOBELO-SN) Hari ini Rabu 25 oktober dan besok Kamis 26 oktober, Rumah sakit umum daerah (RSUD) Tobelo akan mengikuti penilaian reakreditasi rumah sakit oleh surveyer dari Lembaga akreditasi rumah sakit dharma husada paripurna.
Sejak Tahun 2019 lalu, RSUD Tobelo sudah Terakreditasi Paripurna (5 bintang) dan Setiap 3 tahun akan dilakukan penilaian kembali.

Kepala bidang Pelayanan medik RSUD Tobelo, dr Frans Pasaribu

Tahun 2023 ini dilakukan kembali penilaian akreditasi melalui survey penilaian akreditasi oleh surveyor dari LARS DHP.

Pelaksanaan kegiatan penilaian reakreditasi ini sangat penting diikuti RSUD Tobelo sebab hal ini salah satu syarat kerjasama dengan BPJS adalah Rumah sakit yang telah terakreditasi.

Ada 15 layanan yang dinilai kali ini yaitu :
Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Akses ke Rumah Sakit dan Kontinuitas (ARK), Hak Pasien dan Keluarga (HPK), Asesmen Pasien (AP), Pelayanan Asuhan Pasien (PAP), Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB), Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO), Manajemen Komunikasi dan Edukasi (MKE), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS), Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), Kompetensi & Kewenangan Staf (KKS), Manajemen Informasi dan Rekam Medis (MIRM) ,Program Nasional (menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan angka kesehatan ibu dan bayi, menurunkan angka kesakitan HIV/AIDS, menurunkan angka kesakitan tuberkulosis, pengendalian resistensi antimikroba dan pelayanan geriatri).


Untuk surveyor yang turun melakukan penilaian yaitu  dr. Yusran Antonius, Sp.OG (K)., M.Kes, FisQua dan
dr. Hesina Johanna Huliselan, M.Kes.

Kepala bidang pelayanan medik RSUD Tobelo, dr Frans Pasaribu di sela sela kegiatan Rabu (25/10) pagi kepada Syallomnews ungkaplan rasa optimisnya jika reakreditasi tahun ini akan membawa hasil maksimal dengan minimal akan bisa mempertahankan hasil paripurna yang pernah dicapai tahun 2o19 lalu.

“Kami jajaran manejemen dan semua staf sudah mempersiapkan reakreditasi ini sehingga kami optimis dengan harapan hasilnya bisa seperti tahun 2019 lalu.” katanya singkat.

Menurutnya dengan terakreditasi paripurna maka harapan pemerintah daerah dan masyarakat agar RSUD Tobelo bisa naik typenya menjadi Rumah sakit B semakin mudah terwujud.

“Kewajiban kementrian kesehatan Rumah sakit yang mau ke type B harus semua progran layanananya sudah teraktreditasi. Kami harapkan dengan status terakreditasi paripurna lagi maka akan semakin mempermudah target pencapaian kita menjadikan RSUD Tobelo menjadi Rumah sakit type B” ujarnya (kmh7)

 

By admin